Pages

Selasa, 20 Desember 2011

Nilai Positif dari hubungan LDR (Long Distance Relationship)

LDR (Long Distance Relationship) atau hubungan cinta jarak jauh jauh adalah hubungan yang tidak menyenangkan bagi sebagian orang. Namun, jika kita memikirkan lebih dalam mengenai hubungan ini, LDR tidaklah seburuk anggapan kebanyakan orang.

LDR mengutamakan komitmen yang kuat. Tanpa komitmen yang kuat, suatu hubungan LDR bagaikankan bangunan yang dibangun di atas pasir. Komitmen diperlukan karena dari komitmen ini akan tercipta kesetiaan, kejujuran, rela berkorban, keakraban diantara dua sejoli yang sedang menjalani hubungan ini. Masing-masing pihak akan berusaha maksimal, untuk memberikan yang terbaik bagi pasangannya.

LDR merupakan ujian yang tepat untuk menguji hati dan cinta seseorang. Apakah cinta yang diagungkan selama ini adalah cinta kasih yang tulus, ataukah cinta yang penuh hasrat dan maksud terpendam lainnya. Cinta LDR tidak menyiksa. Pribadi yang bersangkutanlah yang menilai cinta ini menyiksa, dan membelenggu jiwanya. 

Jika, dipahami secara mendalam, LDR membuat masing-masing pihak mengerti akan pentingnya kehadiran pasangannya dalam hidupnya. LDR membuat pihak yang bersangkutan sadar, bahwa selama ini ketika berdekatan dengan pasangannya, dia sering menyia-nyiakan kehadiran pasangannya tersebut. Misalkan, sibuk nongkrong dengan teman, sering membatalkan janji, atau marah-marah tak jelas.

Jarak yang memisahkan keduanya bisa semakin memperat dan memperdalam cinta diantara mereka, atau sebaliknya. Semuanya tergantung pribadi masing-masing, apakah serius menjalankan komitmen di awal, atau larut ke dalam pergaulan yang menjauhkan dia dari pasangannya, yang dapat mengakhiri hubungan yang telah terbina.

LDR Tidak menyangkut perpisahan raga selamanya, melainkan hanya beberapa periode waktu tertentu, sampai semua urusan/masalah telah terselesaikan. Dan saat itu, saat yang akan menjadi kemenangan bagi insan-insan penganut LDR.

Jadi, LDR itu tidak sesulit yang kita bayangkan dan tidak sesedih yang dilukiskan oleh perasaan kita. Kadang kita harus mengalami perpisahan sementara dengan pasangan kita, demi masa depan yang baik untuk pasangan kita dan pada akhirnya mendatangkan kebaikan bagi hubungan keduanya.

Ditulis Oleh:
Mee Asher

Senin, 19 Desember 2011

DESEMBER, Bulan Yang Penuh Damai.

Wah! Tak terasa kita telah memasuki bulan akhir di tahun 2011 ini. Sungguh tak terasa waktu setahun ini telah berlalu begitu cepatnya. Kita telah memasuki bulan DESEMBER! Bulan yang mendatangkan kesibukan luar biasa di hampir semua lapisan masyarakat apapun pekerjaan, agama,atau faktor lainnya.

Banyak orang telah mempersiapkan liburan panjang di akhir tahun ini. Tak sedikit pula orang-orang yang sibuk dengan aktivitas kesehariaannya, misalkan: sibuk kerja/jualan/tutup buku, dan lain-lain. Bulan yang penuh dengan kegiatan/acara, terutama bagi pemeluk agama nasrani, seperti: Kristen, Khatolik dan Pentakosta.

Bulan ini dikenal sebagai bulan yang penuh damai, karena merupakan momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga, merayakan ibadah bersama, makan malam/refreshing bersama, bulan yang memupuk rasa persaudaraan yang semakin kuat diantara angota keluarga.

Bulan ini perlu kita isi dengan kegiatan yang berguna, untuk mengakhiri tahun ini dengan kenangan yang baik, dengan kegiatan-kegiatan yang baik dan berguna yang akan kita lakukan pada bulan ini, contohnya: meningkatkan amal/sedekah bagi orang-orang yang kurang mampu, bekerja dengan rajin untuk menutupi pengeluaran yang biasanya membengkak, sering beribadah sebagai ucapan syukur selama setahun ini.

Bulan Desember sebentar lagi akan berlalu, Marilah kita berlomba-lomba untuk mengisi bulan ini dengan segudang kegiatan yang bermanfaat bagi diri kita, keluarga kita dan orang-orang disekitar kita/lingkungan kita.

Ditulis Oleh:
Mee Asher

JANGAN SEPERTI KACANG

Ketika kita berada di atas, sering kita lupa akan perjalanan kita ketika kita masih berada di bawah. Inilah salah satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh kebanyakan orang, yang kerap dicap sebagai kacang yang lupa akan kulitnya.

Tidak ada satupun yang abadi, bahkan ketika kita sampai ke posisi milyader sekalipun, akan ada saatnya masa-masa tersebut berlalu dalam hidup kita. Jadi, penting untuk selalu mengingat segala perjalanan selama menuju ke tempat teratas tersebut. Hal ini membuat kita tidak lupa untuk bersyukur padaNya dan tetap mengingat mereka yang pernah membantu kita.

Mengapa kita perlu mengingat mereka? Jawabnya, karena kita tetap membutuhkan mereka, bahkan saat kita berada di atas. Karena tanpa bantuan mereka, kita tidak akan mendapat peluang-peluang yang dapat menghantar kita ke jenjang kesuksesan tersebut.

Tidak ada seorangpun yang mampu membeli teman-teman/orang seperti mereka yang pernah membantu kita. Jadi, sudah selayaknya kita berterimakasih kepada mereka, dengan tetap mengingat mereka.

Ditulis Oleh:
Mee Asher

Sabtu, 17 Desember 2011

DAGANG ITU ENAK!

Dagang itu enak! Lebih enak dibanding menjadi karyawan. Alasan utamanya adalah karena penghasilan pedagang jauh lebih besar dibanding karyawan.

Dalam dunia nyata yang terjadi adalah: semakin tingginya resiko suatu kegiatan usaha maka penghasilan yang diperolehpun semakin tinggi. Lihatlah, betapa kecilnya resiko yang ditanggung karyawan dibanding resiko usaha para pedagang, hal ini lah yang menjadi salah satu penyebab rendahnya penghasilan karyawan dibanding pedagang.

Dagang itu enak! Karena penghasilan setiap harinya fluktuatif, tidak seperti penghasilan karyawan yang fixed, yang sudah bisa diketahui tiap bulannya dapat berapa. 

Dagang membutuhkan barang dagangan yang makin hari diharapkan makin berkembang pesat dalam jenis dan kuantitasnya. Hal ini penting karena menyangkut penghasilan si pedagang tersebut. Tanpa barang dagangan dan tanpa modal usaha tunai, usaha dagang tersebut sama seperti orang yang sekarat, maju ngak bisa, mundurpun sayang.

Dagang adalah suatu aktivitas menjual kembali barang dagangan yang didapat dari pembelian dari supplier/distributor/sistem konsinyasi (titipan) atau cara lainnya. Dagang hanya mengenal, beli dan jual. Tidak ada proses produksi dan tidak ada proses maintenance (pemeliharaan). Maka keenakan kedua dari dagang adalah: biaya usaha/dagang adalah kecil dibanding jenis usaha yang lain.

Dagang itu enak! Ketika kita telah memiliki pelanggan dan memiliki nama usaha yang sudah dikenal oleh masyarakat sekitar. Sehingga tiap harinya, kita tidak perlu susah payah untuk mengharapkan orang berkunjung ke toko kita.

Dagang itu enak, untuk meningkatkan kesejahteraan individu. Karena dagang menerapkan sistem kerja yang mudah, biaya yang ringan, dan hasil yang maksimal (ketika usaha dagang telah berkembang).

Ditulis Oleh:
Mee Asher
 
Copyright (c) 2010 Rumahku, Istanaku! Blogku, Istanaku !. Design by WPThemes Expert

Blogger Templates and RegistryBooster.