Pages

Tampilkan postingan dengan label MY OPINION. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MY OPINION. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juni 2013

Tahun 2013 Tahun Ular

Tidak terasa, sekarang telah berada di pertengahan tahun 2013. Tahun yang penuh kesulitan di segala bidang. Banyak pihak mengeluh akan segala kesulitan di tahun ini. Mulai dari para pengusaha yang mengeluh akan turunnya daya beli masyarakat, harga barang yang mulai melambung tinggi, pendemo yang melakukan penjarahan dan pengrusakan fasilitas umum, pegawai yang mengeluh gaji yang tidak pernah naik, sementara pekerjaan semakin menumpuk, dan sebagainya.

Banyak hal telah terjadi di awal tahun ini, yang mendatangkan kesulitan disegala sektor kehidupan. Tidak sedikit yang berpikir bahwa tahun ular  memang selalu mendatangkan kesulitan, sama seperti ular yang licik dan berkelok-kelok, membuat jalannya roda kehidupan berliku dalam artian: penuh kesulitan, masalah dan hambatan.

Banyak yang berharap tahun ini agar cepat berlalu, sehingga kehidupan berjalan lebih baik lagi. Saya sendiri, tidak begitu mempercayai statemen yang  tidak masuk akal seperti ini. Karena segala yang terjadi di dalam hidup ini, memang sudah jalannya untuk terjadi seperti ini.  Tidak perlu pesimis di dalam menjalani hari-hari. Sebab sikap seperti inilah yang menciptakan hambatan dan masalah dalam hidup.

Sudah selayaknya, kita menjalani hari dengan penuh sukacita. Sebab saat ini, tidak akan terulang lagi. Jadi, tetap semangat, optimis dalam berkarya. Yakin dan percayalah bahwa Tuhan tidak pernah menutup mata atas segala kesulitan yang dihadapi makhluk hidup di dunia ini.


Selamat memasuki putaran kedua (semester 2) dalam tahun ular.


Ditulis Oleh:
Mee Asher

Sabtu, 24 Desember 2011

Tentang Perayaan Natal

Perayaan Natal adalah suatu perayaan untuk mengenang kelahiran jurusan selamat Yesus Kristus yang diakui sebagai Anak Allah yang tunggal. Natal merupakan momen yang tepat untuk berkumpul bersama anggota keluarga. Bercengkerama bersama, ibadah bersama, bekerja bersama, berpesta bersama-sama. Suatu momen yang penuh dengan kegembiraan, kedamaian, kehangatan dan kebersamaan, bersama semua orang yang ikut merayakannya.

Perayaan Natal biasanya diisi dengan segundang kegiatan yang menunjang kedewasaan imam, misalkan novena menjelang natal, perayaan adven (penantian kedatangan sang Juru Selamat), doa/kebaktian bersama di keluarga/pribadi. Mengapa perayaan ini diisi dengan banyaknya kegiatan ibadah? Karena perayaan natal bukan hanya untuk bersenang-senang, melainkan suatu momen untuk menghayati kedatangan Juru Selamat yang hendaknya disambut dengan iman penuh, dan sukacita yang penuh dari masing-masing individu.

Perayaan Natal di Keluarga Mee tidak seperti kebanyakan keluarga Kristen lainnya yang mengadakan momen liburan bersama. Keluarga Mee sibuk dengan kegiatan dagang yang biasanya, ramai pengunjung di bulan Desember seperti sekarang ini. Sekalipun, almh.ibunya Mee adalah orang yang sibuk, dia tidak pernah lalai dalam menjalankan kewajiban agamanya. Toko akan tutup lebih awal sebagai persiapan untuk mengikuti misa malam natal, yang selalu jatuh di tanggal 24-Desember.

Tidak ada pohon terang, tidak ada tukar kado seperti kebanyakan tradisi di keluarga lainnya. Di rumah Mee hanya berisikan kumpulan anggota keluarga yang nonton bersama, makan malam bersama, dan bercengkerama bersama. Suatu momen yang sangat jarang dilakukan, di keluarga para pedagang yang terkenal individualistis dan independen.

Natal yang semarak, hendaknya disemarakkan dengan kebebasan hati dan pikiran dari segala pikiran-pikiran negatif tentang diri sendiri, lingkungan sekitar dan orang lain. Kebebasan dari perasaan buruk akan memampukan sukacita untuk tumbuh dan berkembang di hati kita. Sehingga semarak Natalpun semakin membahana mengisi relung hati kita.

 Selamat Natal! Selamat Berbahagia untuk kita semua yang merayakannya. Semoga Natal memampukan kita melihat Dia yang akan datang tersebut, sehingga kemampuan melihat tersebut, akan mendorong kita untuk melakukan persiapan hati, pikiran dan tubuh kita untuk menyambut Sang Juru Selamat.

Merry Christmas 25-12-2011

Ditulis Oleh:
Mee Asher

Jumat, 23 Desember 2011

Merintis Usaha Baru

Berbicara tentang bisnis adalah hal yang sangat menarik. Meskipun aku bukanlah seorang pebisnis ulung, paling tidak, aku sudah melakoninya selama setahun belakangan ini. Banyak pelajaran yang kuperoleh dari usahaku selama ini. Yang pertama adalah: MODAL.

Tanpa modal materi, bisnis akan berjalan terseok-seok. Sulit mengembangkan usaha jika tanpa modal materi. Karena permintaan pelanggan beragam, sementara stok barang yang kita miliki tidak mencukupi untuk memenuhi permintan tersebut. Seandainya melakukan kredit pada distributor, dalam keadaan pasar yang sedang sepi, maka ini adalah cara konyol yang akan mematikan usaha Anda. Jika Anda tidak memiliki modal materi, dan perputaran uang pada periode waktu tertentu macet, dengan apa anda akan membayar hutang yang akan/sedang jatuh tempo tersebut?. Dalam bisnis, sangatlah perlu untuk menjaga kepercayaan distributor, agar hubungan kerjasama berlangsung langgeng, dan pada akhirnya mampu memajukan usaha baru tesebut.

Sumber modal materi yang utama, yang sebaiknya dilakukan adalah: mempunyai simpanan/tabungan tersendiri. Dilarang meminjam kredit di lembaga pengkreditan untuk modal usaha perdana. Sebab kita perlu memikirkan resiko usaha!.

Ingat juga bahwa usaha ini adalah usaha awal, yang belum memiliki pelanggan tetap. Belum punya nama, dan belum tentu berkembang di pasaran kelak. Dan anggap ini adalah resiko. Jika resikonya besar, apakah Anda yakin bisa menutupi bunga pinjaman, perbulannya?! Bukankah ini suatu cara yang sangat beresiko dalam merintis usaha baru?

TETAPI, semua tergantung resiko usaha dan jenis usaha yang akan dikelola. Ada usaha yang bisa berkembang dengan modal awal berasal dari pinjaman. Contoh: Kontraktor. Menggunakan dana pinjaman untuk membiayai proyek, setelah duit proyek cair, maka duit proyek tersebut digunakan untuk menutupi pinjaman yang pernah dilakukan.

Merintis usaha baru tetap memerlukan modal materi yang kuat dan lebih bagus lagi jika memiliki jaminan lain, yang dapat dipergunakan untuk mendapat tambahan modal dari lembaga pengkreditan. Contoh jaminan lain tersebut adalah: sertifikat tanah atau emas yang bisa digadaikan untuk mendapat tambahan modal.

Ditulis Oleh:
Mee Asher

Selasa, 20 Desember 2011

Nilai Positif dari hubungan LDR (Long Distance Relationship)

LDR (Long Distance Relationship) atau hubungan cinta jarak jauh jauh adalah hubungan yang tidak menyenangkan bagi sebagian orang. Namun, jika kita memikirkan lebih dalam mengenai hubungan ini, LDR tidaklah seburuk anggapan kebanyakan orang.

LDR mengutamakan komitmen yang kuat. Tanpa komitmen yang kuat, suatu hubungan LDR bagaikankan bangunan yang dibangun di atas pasir. Komitmen diperlukan karena dari komitmen ini akan tercipta kesetiaan, kejujuran, rela berkorban, keakraban diantara dua sejoli yang sedang menjalani hubungan ini. Masing-masing pihak akan berusaha maksimal, untuk memberikan yang terbaik bagi pasangannya.

LDR merupakan ujian yang tepat untuk menguji hati dan cinta seseorang. Apakah cinta yang diagungkan selama ini adalah cinta kasih yang tulus, ataukah cinta yang penuh hasrat dan maksud terpendam lainnya. Cinta LDR tidak menyiksa. Pribadi yang bersangkutanlah yang menilai cinta ini menyiksa, dan membelenggu jiwanya. 

Jika, dipahami secara mendalam, LDR membuat masing-masing pihak mengerti akan pentingnya kehadiran pasangannya dalam hidupnya. LDR membuat pihak yang bersangkutan sadar, bahwa selama ini ketika berdekatan dengan pasangannya, dia sering menyia-nyiakan kehadiran pasangannya tersebut. Misalkan, sibuk nongkrong dengan teman, sering membatalkan janji, atau marah-marah tak jelas.

Jarak yang memisahkan keduanya bisa semakin memperat dan memperdalam cinta diantara mereka, atau sebaliknya. Semuanya tergantung pribadi masing-masing, apakah serius menjalankan komitmen di awal, atau larut ke dalam pergaulan yang menjauhkan dia dari pasangannya, yang dapat mengakhiri hubungan yang telah terbina.

LDR Tidak menyangkut perpisahan raga selamanya, melainkan hanya beberapa periode waktu tertentu, sampai semua urusan/masalah telah terselesaikan. Dan saat itu, saat yang akan menjadi kemenangan bagi insan-insan penganut LDR.

Jadi, LDR itu tidak sesulit yang kita bayangkan dan tidak sesedih yang dilukiskan oleh perasaan kita. Kadang kita harus mengalami perpisahan sementara dengan pasangan kita, demi masa depan yang baik untuk pasangan kita dan pada akhirnya mendatangkan kebaikan bagi hubungan keduanya.

Ditulis Oleh:
Mee Asher

Senin, 19 Desember 2011

JANGAN SEPERTI KACANG

Ketika kita berada di atas, sering kita lupa akan perjalanan kita ketika kita masih berada di bawah. Inilah salah satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh kebanyakan orang, yang kerap dicap sebagai kacang yang lupa akan kulitnya.

Tidak ada satupun yang abadi, bahkan ketika kita sampai ke posisi milyader sekalipun, akan ada saatnya masa-masa tersebut berlalu dalam hidup kita. Jadi, penting untuk selalu mengingat segala perjalanan selama menuju ke tempat teratas tersebut. Hal ini membuat kita tidak lupa untuk bersyukur padaNya dan tetap mengingat mereka yang pernah membantu kita.

Mengapa kita perlu mengingat mereka? Jawabnya, karena kita tetap membutuhkan mereka, bahkan saat kita berada di atas. Karena tanpa bantuan mereka, kita tidak akan mendapat peluang-peluang yang dapat menghantar kita ke jenjang kesuksesan tersebut.

Tidak ada seorangpun yang mampu membeli teman-teman/orang seperti mereka yang pernah membantu kita. Jadi, sudah selayaknya kita berterimakasih kepada mereka, dengan tetap mengingat mereka.

Ditulis Oleh:
Mee Asher

Sabtu, 17 Desember 2011

DAGANG ITU ENAK!

Dagang itu enak! Lebih enak dibanding menjadi karyawan. Alasan utamanya adalah karena penghasilan pedagang jauh lebih besar dibanding karyawan.

Dalam dunia nyata yang terjadi adalah: semakin tingginya resiko suatu kegiatan usaha maka penghasilan yang diperolehpun semakin tinggi. Lihatlah, betapa kecilnya resiko yang ditanggung karyawan dibanding resiko usaha para pedagang, hal ini lah yang menjadi salah satu penyebab rendahnya penghasilan karyawan dibanding pedagang.

Dagang itu enak! Karena penghasilan setiap harinya fluktuatif, tidak seperti penghasilan karyawan yang fixed, yang sudah bisa diketahui tiap bulannya dapat berapa. 

Dagang membutuhkan barang dagangan yang makin hari diharapkan makin berkembang pesat dalam jenis dan kuantitasnya. Hal ini penting karena menyangkut penghasilan si pedagang tersebut. Tanpa barang dagangan dan tanpa modal usaha tunai, usaha dagang tersebut sama seperti orang yang sekarat, maju ngak bisa, mundurpun sayang.

Dagang adalah suatu aktivitas menjual kembali barang dagangan yang didapat dari pembelian dari supplier/distributor/sistem konsinyasi (titipan) atau cara lainnya. Dagang hanya mengenal, beli dan jual. Tidak ada proses produksi dan tidak ada proses maintenance (pemeliharaan). Maka keenakan kedua dari dagang adalah: biaya usaha/dagang adalah kecil dibanding jenis usaha yang lain.

Dagang itu enak! Ketika kita telah memiliki pelanggan dan memiliki nama usaha yang sudah dikenal oleh masyarakat sekitar. Sehingga tiap harinya, kita tidak perlu susah payah untuk mengharapkan orang berkunjung ke toko kita.

Dagang itu enak, untuk meningkatkan kesejahteraan individu. Karena dagang menerapkan sistem kerja yang mudah, biaya yang ringan, dan hasil yang maksimal (ketika usaha dagang telah berkembang).

Ditulis Oleh:
Mee Asher

Sabtu, 10 Desember 2011

SIFAT CINTA

Cinta itu indah. Cinta itu suci. Cinta itu murni. Cinta itu tinggi. Cinta itu kuat. Tanpa Cinta, langit kelabu akan tetap dipandang sebagai sesuatu yang menyedihkan, tanpa harapan dan sia-sia. Tanpa cinta, segala penderitaan akan dipandang sebagai sesuatu yang menyakitkan dan memilukan.

Setiap orang pasti pernah merasakan masa-masa sulit di dalam hidupnya. Rasa kesepian yang akut yang mampu menghilangkan selera hidup dan sukacita di hati. Masa-masa seperti ini akan terasa sulit, ketika kita harus melewati segalanya dengan kesendirian, tanpa bantuan dari pihak lain. 

Namun, jika kita sadar akan adanya cinta…Kita akan mampu berpikir positif atas segala keadaan buruk tersebut. Cinta mampu menguatkan kita disaat kita rapuh dan tak berdaya. Cinta yang indah memampukan kita mensyukuri betapa nikmatnya hidup di dunia bersama dia yang mencintai dan dicintai oleh kita masing-masing.

Cinta itu suatu yang suci karena di dalamnya terkandung perasaan yang murni dan apadanya, tanpa maksud dan tujuan untuk kesenangan diri sendiri. Cinta yang suci dan murni memampukan seseorang untuk ihklas menerima kekurangan dari pasangannya. 

Cinta itu tinggi, karena cinta mengandung kebijaksanaan. Cinta yang memampukan seseorang untuk berbicara, berpikir dan berbuat lebih baik dari sebelumnya, saat cinta tidak ada di hatinya. Cinta itu memampukan manusia, untuk menjadi makhluk yang lebih tinggi dibanding makhluk hidup lainnya.

Cinta itu kuat karena di dalam cinta terkandung kekuatan yang mampu mencairkan hati yang beku, yang mampu menyembuhkan di kala sakit sedang mendera.

Sifat cinta sangatlah banyak, beberapa diantaranya, telah diuraikan di atas. Cinta itu sesuatu yang unik. Yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya.

Ditulis Oleh:
 Mee Asher

Selasa, 05 Juli 2011

Antara Luka, Allah dan Pihak ketiga

Ada beberapa orang yang sanggup menahan perih ketika tangan/anggota tubuh yang lain terluka. Tapi, semua orang pasti merasakan perih setelah luka itu terjadi. Sekalipun itu adalah luka yang kecil, namun efek lukanya akan selalu terasa setelah luka tersebut terjadi. Luka yang dalam akan meninggalkan bekas yang sulit untuk dihilangkan. Setahun, dua tahun, tiga tahun atau berpuluh-puluh tahun, belum tentu mampu menghilangkan bekas luka yang telah terjadi.

Begitu juga luka yang terjadi di hati setiap orang. Luka tersebut akan meninggalkan bekas, yang terbukti dari sikap trauma, depresi, negative thinking yang berlebihan, kepribadian yang tidak stabil terutama di bagian emosi dan pola pikir.

Setiap manusia pasti pernah terluka. Namun tiap orang memiliki cara sendiri untuk menyembuhkan luka mereka. Begitu juga dengan Mee. Mee punya cara sendiri dalam menyikapi luka yang kerap terjadi. Penyembuh Luka yang sesungguhnya dan yang terbaik adalah Allah sendiri. Dia adalah tabib ajaib yang mampu menyembuhkan segala luka dalam bentuk, ukuran, atau kedalaman apapun.

Kepasrahan diri pada tuntunan dan kehendakNya merupakan kunci penting dalam proses penyembuhan luka. Hal lain yang diperlukan adalah kerendahan hati dan sikap serta perbuatan untuk menekan segala keinginan daging kita. Terutama keinginan untuk membalas dendam. 

Bertekun dalam doa, dapat membuat hati kita tenang dan damai. 

Namun, ada kalanya.., kita tidak mampu merasakan kehadiran Allah. Ada saatnya, rasa itu akan muncul... Ketika saat itu menderamu, maka sadarlah..!!! bahwa di sekelilingmu masih ada orang-orang yang begitu mencintaimu. 

Kehadiran pihak ketiga juga dibutuhkan dalam melewati masa-masa sulit ini. Pihak ketiga itu bisa saja dari kalangan orang-orang relijius seperti suster, pastur, frater, ustad, bhiksu, pendeta, guru-guru agama, dan sebagainya.

Selain itu, orangtua juga bisa dijadikan sebagai pihak ketiga. Tidak semua orang bisa akrab dengan kedua orang tuanya, namun, menjadikan mereka sebagai pihak ketiga adalah langkah yang baik dan penting dalam menyembuhkan luka, karena bagaimanapun mereka adalah orang yang memiliki kedekatan emosi dengan Anda.

Pihak ketiga yang lain, bisa bersal dari keluarga yaitu para anggota keluarga yang lain, seperti kakak, adik, sepupu, tante, om, sahabat dan teman. Menjadikan mereka sebagai tempat curahan hati adalah hal yang tepat. Pastinya..hal ini berlaku hanya pada orang-orang yang memiliki kedekatan emosi dengan Anda, yang patut untuk dijadikan sebagai pihak ketiga dalam proses penyembuhan luka itu.

Dalam hidup Mee sendiri, Allah dan wanita adalah dua hal yang sangat penting. Lebih penting dari keluarga Mee sendiri. Wanitaku mampu membuat luka  Mee sembuh, karena kehadirannya membuat nafas Mee menjadi lebih berarti. Perhatiannya bagaikan obat yang menyembuhkan luka yang telah terjadi. Sentuhannya bagai air yang menyejukkan dahaga ketika, hati ini terasa sesak bagai menghirup debu reruntuhan bangunan.

Jika Anda telah memiliki pasangan, menjadikan pasangan sebagai tempat mengadu dan mengungkapkan semua keluh kesah adalah hal yang tepat!. Disana akan terlihat seberapa besar cinta pasangan anda untuk diri anda sendiri. Pasangan yang baik akan selalu ada disaat untung dan malang, suka dan duka, sehat dan sakit.

Kehadiran pasangan mampu menyembuhkan luka karena pasangan kita memiliki cara sendiri untuk mengobati luka yang kita alami. Kehadiran pasangan membuat nafas kita berarti. Ini obat yang mampu membangkitkan semangat kita untuk sembuh dan hidup kembali.

Terimakasih Mee ucapkan bagi pasangan Mee yang memiliki segala kekurangan dan keterbatasannya. Mee mau pastikan dan yakinkan bahwa segala kekurangan dan keterbatasan itu membuat Mee makin sayang dan membutuhkan Purple. Kehadiran Purple menjadikan hidup Mee lebih berwarna, membuat Mee kuat, membuat Mee optimis dalam menjalani perjalanan hidup Mee.

Terimakasih Mee ungkapkan dari lubuk hati yang paling dalam.

Mee menyukai caramu. Mee menyukai sikapmu. Termasuk ketika kamu meninggalkan Mee dalam tidur lelapmu. Mee bisa memakluminya dan Mee senang ketika esok paginya, kamu memberikan tatapan lembutmu, lirikan maut dan sikap manjamu. Purple…kamu telah membuat Mee merasa dan menjadi manusia yang berharga.

Thanks A Lot for Your Attention And Love…

My Love and My Attention Only For You My Lovely: Purple

Ditulis Oleh: Mee Asher

Rabu, 29 Juni 2011

KEBERSIHAN ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN

Setiap orang pasti menyukai kebersihan. Tapi ada beberapa orang yang tidak peduli dengan kebersihan, sekalipun mereka sungguh menyukai kebersihan. Kebersihan itu indah, kebersihan itu sehat, kebersihan itu mempunyai dampak positif terhadap diri, orang lain dan lingkungan sekitar.

Ada beberapa orang yang terlalu fanatik dengan kebersihan, sehingga dia menjadi pribadi yang terkesan arogan, tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar, karena sangat tidak mentolerir hal kotor, sekecil apapun. Tentu saja hal ini tidak benar dan tidak sesuai dengan pola hidup yang sehat, karena orang dengan tipe seperti ini rentan terhadap stress yang diakibatkan oleh pola pikirnya sendiri.

Setiap orang harus peduli dengan kebersihan! Karena kebersihan adalah sebagian dari iman; hal ini bisa diartikan bahwa kebersihan bisa menjadi cerminan sebagian dari iman seseorang, karena iman itu bukan hanya sesuatu yang abstrak yang tidak dapat dilihat. Menurut Mee, orang yang beriman akan tampak jelas dari kepribadiaannya DAN penampilannya. 

Di agama Mee, ada tertulis bahwa tubuh ini adalah BAIT Allah! Tempat Allah tinggal dan bersemayam! Hal ini penting untuk dimengerti! Agar cinta dan penghargaan terhadap diri sendiri perlu diterapkan. Jadi, kalo tubuh ini tidak bersih?! Apakah itu pertanda di dalam diri orang tersebut tidak terdapat Allah?! Bagaimana bisa...?! Allah bersemayam di tubuh yang  kotor, bau, dan sebagainya?! Apakah Anda lupa bahwa Allah itu adalah sempurna?! Yang pasti jauh dari penampilan,  seseorang yang tidak bersih?!.

Begitu juga dengan lingkungan hidup kita. Kebersihan kamar sendiri, rumah sendiri, lingkungan sekitar adalah cerminan dari iman kepada Sang Pencipta. Di agama Mee, ada juga tertulis bahwa salah satu tugas manusia adalah menjaga dan melestarikan semua ciptaan Allah. Jadi, jikalau kita tidak memelihara kebersihan lingkungan sekitar kita, apakah itu pertanda bahwa kita tidak beriman padaNya?! Apakah itu tidak membuktikan bahwa kita melanggar Amanah dari Yang Kuasa?! Bagaimana bisa... lingkungan yang tidak bersih menjadi terjaga dan terlestarikan?! 

Inilah hubungan kebersihan dengan iman MENURUT pemikiran Mee. Setiap orang penting untuk menjaga dan memelihara kebersihan. Mengingat bahwa kebersihan itu merupakan sebagian dari iman. 

Marilah kita terus menerus menjaga kebersihan, agar hidup kita sehat! Agar iman kita sehat! Agar orang lain dan lingkungan sekitar kita nyaman dan mampu memetik makna positif dari kebersihan yang kita terapkan.

Ditulis Oleh: Win’O

Minggu, 12 Juni 2011

ABOUT JEALOUS

Cemburu?! Apakah itu suatu hal yang penting dalam suatu hubungan?! Menurut Mee, Cemburu itu penting untuk mengukur kadar keseriusan seseorang dalam suatu hubungan percintaan. Jika cemburu tidak ada, maka patut dipertanyakan, apa maksud dari pasangan Anda?!

Apakah cinta dapat dipisahkan dari cemburu?! Karena cemburu dan cinta adalah dua hal yang saling berkaitan. Tanpa cemburu maka cinta tidak akan memiliki makna. Tanpa cinta, cemburu hanya akan membutakan mata dan menjerumuskan ke hal-hal yang tidak baik.

Tentu saja cemburu yang saya maksud adalah cemburu yang beralasan dan masih dalam batas kewajaran. Cemburu dapat membuat pasangan sadar, betapa pentingnya kehadirannya di dalam kehidupan pasangannya. Tanpa cemburu, sulit untuk membuktikan keseriusan suatu hubungan percintaan.

Jadi, jika pasangan Anda tidak pernah cemburu pada Anda?! Apakah itu kurang membuktikan bahwa Anda tidak berarti dalam hidupnya?! Betapa dia tidak peduli Anda bepergian dengan siapa, kemana, dengan siapa, mengapa, dan kapan?

Kadar cemburu tiap orang berbeda-beda, yang penting yang ingin saya ungkapkan adalah bahwa cemburu itu penting sebagai salah satu bukti kita menyanyangi pasangan kita dan tidak igin kehilangan dirinya.

Ditulis Oleh: Win'O

Rabu, 08 Juni 2011

CANTIK menurut MEE

 Menurut Mee cantik itu tidak hanya pada paras yang ayu, body yang aduhai, mata yang menggoda, bibir sexy, dan lain-lain. Bagi Mee seorang perempuan yang cantik adalah mereka yang mampu bersikap seperti perempuan seutuhnya. Di mata Mee, perempuan adalah sosok yang lembut dalam tutur dan tindakan. Perempuan yang cantik memiliki kepribadian yang baik. Ini adalah kunci penting bagi Mee.

Mee sangat menyukai wanita pembersih, rapi dan wangi. Tiga hal ini lebih penting dibanding mata yang indah, bibi yang sexy dan body yang aduhai. Mee menyukai wanita yang apa adanya, sama seperti Mee yang merupakan pribadi apa adanya.

Perempuan yang cantik akan mampu menyesuaikan diri dengan segala sikon, yang mampu bertahan di saat terjatuh, dan tetap sadar diri ketika berada di atas. Perempuan yang apa adanya adalah perempuan yang tercantik di mata Mee; dimana dia akan tetap menjadi dirinya sendiri, dan mampu menyesuaikan diri dengan pasangannya.

Dari pengalaman Mee sendiri dalam berhubungan dengan para wanita. Mee mendapat satu kesimpulan bahwa secantik apapun seorang wanita, semolek apapun bodynya, dalam-dalamnya akan tetap sama dengan wanita yang lainnya.

Bagi Mee, kecantikan fisik hanyalah tipu daya, karena kecantikan fisik adalah fana, dan akan usang di makan waktu. Jadi, kepribadian yang baik adalah lebih penting dibanding yang lain.

Walaupun Mee tidak mementingkan fisik seorang wanita, namun penampilan tetaplah penting untuk dirawat. Seorang wanita yang mempunyai fisik yang tidak cantik, akan mampu terlihat menarik apabila dia tau bagaimana caranya, untuk menampilkan kecantikannya tersebut. Jadi, penampilan yang menarik tetap penting dan harus terus dijaga.

Wanita  adalah makhluk terindah, apabila wanita menyadari bahwa dia memiliki keindahan tersebut.

I LOVE MY GIRL VERY MUCH .

我   最     真        çš„  爱 ä½ 
Wo TSe ChenTe  Hen Ai  Ni (Saya sangat sungguh sungguh mencintai kamu)

Ditulis Oleh: Win’O

Jumat, 03 Juni 2011

Memberi dalam Kamus Hidup Mee


Memberi merupakan suatu hal yang bagi sebagian orang adalah sulit untuk dilakukan. Memberi secara ikhlas membutuhkan pengorbanan hati dan perasaan yang besar. Tidak semua orang dapat memberi, karna pada umumnya manusia cenderung egois, lebih memikirkan diri sendiri daripada orang lain.
Pengalaman hidup Mee menunjukkan betapa perlunya memberi sesuatu yang berguna bagi sesama. Hal serupa pernah diterima Mee sewaktu dia hampir putus kuliah akibat bencana gempa dulu. Tanpa disangka-sangka, Mee mendapat bantuan untuk melanjutkan pendidikan Mee sampai ke jenjang S1.
Pengalaman itu merupakan salah satu motivasi Mee untuk belajar menjadi seseorang yang murah hati, yang mampu memberi bagi sesama. Perlahan-lahan Mee muda mulai membiasakan memberi secara ikhlas bagi sesama yang membutuhkan. Mulai dari menyumbangkan sebagian penghasilannya di gereja setiap minggunya, sampai membiayai kehidupan partnernya yang kebetulan tidak memiliki pekerjaan. Memberikan sesuatu bagi yang kita sayangi adalah sangat menyenangkan. Karena pemberian itu akan mendatangkan manfaat dan tujuan bagi pasangan kita.
Mee, suka memberi apa yang ada padanya, sehingga secara ajaib, tanpa pernah dipikirkan oleh pikiran, yang tidak pernah dihitung dengan rumus matematika manapun; Mee mampu berdiri di kaki sendiri selama 6 tahun, setelah gempa.
Mungkin, sebagian orang belum mengenal tragedi yang menimpa Mee. Dimana Mee benar-benar merasakan kehidupan yang bertolak belakang dengan sebelumnya. Bagai membalik telapak tangan, begitulah hantaman kepedihan itu menghantam Mee muda.Almarhum kedua orang tua Mee adalah pengusaha sukses di kota kecil tempat dia berada saat ini. Sehari-hari uang yang dimiliki di putar terus ke dalam modal (barang-barang) sehingga tidak pernah ada kelebihan duit untuk asuransi ataupun tabungan.
Jum’at, 26-Maret 2005 adalah hari wafatnya Isa Almasih. Otomatis toko-toko dan Bank semuanya libur, karena memperingati hari raya tersebut. Sab’tu dan Senin, almh.mama Mee masih membuka toko, otomatis duit yang ada di tangan adalah sebanyak penjualan hari Kamis,Sab’tu dan Senin. Sementara bank tutup dari hari Jum’at sampai Senin, karena Senin adalah cuti bersama yaitu paskah kedua.
Di kampung Mee yang mayoritas Kristen, hari raya Kristen adalah hari raya yang sangat diagungkan. Masyarakat jarang beraktivitas, jarang ke pasar, sehingga roda perekonomian ikut melambat pergerakannya. Hal inilah yang membuat paskah kedua dianggap sebagai cuti bersama.
Senin 28-3-2005, pukul 22.30, gempa melanda kampung halaman Mee. Mee yang berada di Medan sudah mampu merasakan bahwa orang tuanya sudah meninggal. Mee memang memiliki feeling yang kuat pada orang yang disayanginya. Mengetahui ibunda meninggal, sungguh sangat pedih…sangat perih..air mata sekota medan pun tidak akan sanggup mengobati perih tersebut.
Pagi 29-3-2005, Mee berangkat ke Sibolga, rencanya malam 29-3-2005 mau ke Nias untuk menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Pada waktu gempa, penerbangan ke Nias juga putus karena bandara Binaka, porak-poranda akibat guncangan hebat yang dialami kota kecil tersebut.
Jalan darat adalah satu-satunya cara untuk menunju kampungnya tersebut. Selama 8 jam Mee duduk gelisah di mobil yang ditumpanginya. Mee tidak ada tidur malam itu, karena pikiran Mee sudah sangat kacau, sekacau kota kelahirannya tersebut.
Parahnya, keinginan Mee ditentang habis-habisan oleh keluarga. Alasannya di Nias lagi kesulitan makanan. Mee tidak diizinkan pulang. Hati Mee remuk redam. Gelisah, sedih, marah, kecewa, bercampur aduk menjadi satu.
James, satu-satunya manusia yang selamat dari rumah Mee tidak mampu menyelamatkan satu barangpun dari rumah mereka. Masyarakat dengan ganasnya menjarah rumah-rumah para pedagang yang telah hancur. Rebutan makananpun terjadi. Suatu keadaan yang sangat ironis di tengah becanda yang melanda kota kecil tersebut.
James yang kebingungan sendiri, James yang masih berumur 16 tahun hanya bisa diam. Air matanya tidak dapat keluar lagi, sampai saatnya mereka (Mee dan James) ketemu kembali di Sibolga, dimana untuk pertama kali Mee merangkul adik semata wayangnya tersebut dan menampung segala air matanya.
Tidak ada yang selamat dari rumah mereka. Brangkas besi, tempat penyimpanan uang yang berisi uang sebanyak ratusan juta hangus terbakar. Hanya akta tanah dan emas yang berhasil di selamatkan. Untungnya mayat almh.ibunda tidak ikut terbakar.
Bagai jatuh tertimpa tangga, begitulah nasib kedua anak yatim piatu tersebut, yang menyedihkan… yang harus berpisah…demi melanjutkan studi dan kehidupan masing-masing.
Awalnya, Mee bertekat untuk tidak melanjutkan kuliah. Dia ingin membangun kembali bisnis orang tuanya. Namun dari pihak keluarga, tidak ada satupun yang mendukung Mee muda. Mee yang masih berumur 18 tahun saat itu, dinilai tidak mampu untuk mengelola suatu usaha. Sehingga Mee terpaksa mengikuti saran mereka untuk melanjutkan studi.
Begitulah Mee muda, yang tidak punya apa-apa kembali ke kota Medan, memulai hidup dengan mencari nafkah buat dirinya sendiri. Banyak tumpangan dari saudara mengalir deras ke arahnya, tapi tidak diindahkan oleh Mee. Mee sangat terpuruk saat itu dan ingin sendiri menghidupi dirinya sendiri tanpa bantuan mereka. Di keluarga Mee, yang semuanya orang Cina, mayoritas memiliki sikap pamrih. Tidak ada yang gratis di dunia ini. Begitulah kebanyakan sifat keluarganya. Mee muda tau dan tidak ingin masuk ke pola hidup yang tidak sehat tersebut.
James, melanjutkan studi di Bekasi di rumah paman pertama, yang merupakan abang kandung dari ayah Mee, Begitulah kehidupan dua bersaudara ini terpisah jauh dan lama sehingga membuat kepribadian mereka sulit untuk dimengerti satu sama lainnya.
Kekurangan materi tidak membuat Mee pelit bagi pasangannya. Pasangannya saat itu, merupakan motivasi untuk hidup lebih lama di dunia ini. Mee mencintai Sri dan berharap Sri dapat menemaninya sampai akhir batas waktu yang dimilikinya. Tapi dasar masih sama-sama muda, komitmen tetap tidak dapat dipertahankan. Kekurangan biaya hidup, menyebabkan Mee harus ekstra hemat untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebiasaan keliling kota di kurangi. Shopping juga ikut dikurangi. Semua hal itu menyebabkan partnernya mulai jenuh dan berusaha mencari kesenangan lain dengan teman-teman satu kampusnya, sampai akhirnya mereka sama-sama selingkuh dan berpisah dengan pasangan masing-masing.
Gaji pertama Mee 800.000, dengan biaya hidup tiap bulan rata-rata 800.000-1.000.000. Sungguh mengherankan, mengapa semua dapat terpenuhi. Tidak ada rahasia pengelolaan uang yang dilakukannya. Kemurahan Tuhanlah yang menghidupinya selama 6 tahun ini.
Kemurahan Tuhan, mengajarkan Mee betapa perlunya berbagi bagi sesama. Selagi Mee memiliki dan mampu memberi, Mee akan memberikannya dengan ikhlas. Mee sadar bahwa segala yang dimilikinya adalah bukan sepenuhnya milik dan kuasanya. Jadi, untuk apa Mee menikmati sendiri?! Toh duit segunung tidak akan dibawa ke surga saat akan berpulang, kelak.
Inilah yang membuat Mee sering memberi. Dan hasilnya, Mee tidak pernah kelaparan.!! Sekalipun Mee tidak punya uang, ada aja yang memberikan makanan untuk dinikmati. Ada aja yang memberikannya duit untuk membiayai kebutuhannya sehari-hari. Ada aja yang membantu dia dalam mengelola usahanya saat ini.
Thanks God!!! Inilah yang harus kita ucapkan saat kita menerima pemberian seseorang. Terlebih jika yang memberikannya adalah orang yang kita sayangi.
Special Story For Purple

Ditulis Oleh: Win'O

Sabtu, 28 Mei 2011

Apakah saya Berdosa?


Tulisan saya ini, bercerita tentang perasaan yang sering saya rasakan sejak dari awal saya menjadi seorang Lesbi. Berulang kali saya mengalami jatuh bangun dalam menghadapi pemikiran kaum hetero, yang menilai saya sebagai makhluk yang najis dan berdosa. Perasaan berdosa ini jugalah yang pernah membuat saya putus dengan cinta pertama saya, sewaktu SMP.
Sekalipun saya bukan seorang biarawan/biarawati/orang suci, bukan berarti saya tidak memahami agama yang saya anut. Sekalipun saya seorang lesbi, bukan berarti saya pantas dicap berdosa. Mengapa saya berpikiran seperti ini?
Pengalaman hidup radikal sesuai ajaran agama sudah pernah saya alami, yaitu memutuskan untuk berpaling dari dunia lesbi dan hidup normal sesuai dengan ajaran agama. Hal ini TIDAK menjadikan saya menjadi manusia lebih baik. Mendalami ajaran agama, justru membuat mata saya kabur terhadap sesama saya, terutama kaum homo seksual. Saya sering jijik melihat mereka, dan mencap mereka sebagai makhluk yang berdosa. Hal ini jugalah yang semakin membuat perasaan bersalah saya, terhadap diri saya sendiri semakin dalam, sehingga membuat saya putus asa dan hampir menyerah di dalam menjalani kehidupan.
Saya juga pernah, hampir melupakan ajaran agama saya. Saya malas ke gereja, saya malas berdoa, saya malas membaca Kitab Suci; hal ini membuat saya semakin terpuruk dengan orientasi seksual saya yang salah. Untungnya, pengendalian diri saya kuat, sehingga saya tidak jatuh ke dalam pergaulan bebas.
Kaum hetero cenderung menilai kaum homo seksual dengan pemikiran yang dangkal. Mereka cenderung menyamaratakan bahwa kehidupan lesbi, merupakan kehidupan yang syarat nafsu, perselingkuhan, kekerasan, dan lain sebagainya. Padahal tidak semua pasangan lesbi melakukan hubungan percintaan atas dasar sex.
Tidak sepantasnya, sebagai sesama manusia, kita saling menghakimi satu dengan yang lainnya. Karena sesungguhnya, apa yang terkandung dalam ajaran kitab suci masing-masing agama, belum tentu dapat dipahami dengan benar oleh kita, manusia, pengikut ajaran agama kita masing-masing. Karena apa yang terkandung dalam kitab suci, hanya dapat dipahami 100% oleh penulis Kitab Suci dan oleh Tuhan sendiri, sumber segala sabdaNya. Jadi, kalau kita tidak 100% memahaminya, mengapa kita bertindak seperti seorang yang benar dan menjadi hakim atas sesama kita? Apakah kalian (para hakim sesama) pernah memposisikan diri kalian, sebagai seorang homo seksual?!!
Menurut saya, kaum lesbi bisa digolongkan ke dalam tiga bagian, yaitu:
1.      Lesbi yang mengutamakan kepuasan sex dengan partnernya karena dia tidak mampu menikmati sex dengan pasangan heteronya. Biasanya, lesbi golongan ini adalah lesbi yang sudah menikah, atau lesbi yang masih muda, yang ingin berpertualangan cinta dengan sesama jenis untuk merasakan sensasi tersendiri (having fun).
2.      Lesbi yang mengutamakan penyatuan perasaan dan hati dengan partnernya, tanpa ada sex yang harus dituruti. Golongan yang kedua ini, cenderung seperti ttm (teman tapi mesrra), dimana salah satunya belum bisa berpikir sebagai seorang wanita, karena sisi maskulinnya terlalu kentara. Dalam berhubungan, mereka seperti teman biasa, namun memiliki hubungan yang sangat dekat, seperti lem dan perangko.
3.      Lesbi yang ketiga adalah penggabungan dari kedua golongan tersebut. Lesbi yang hidup seperti pasangan hetero lainnya. Ada penyatuan perasaan dan hati, dan juga sex yang mengikat kedua insan sejenis tersebut.
Berulang kali saya mengalami jatuh bangun dalam perasaan berdosa ini, membuat saya semakin mengerti akan hidup saya sekarang ini. Saya tidak memilih menjadi lesbi, keadaan yang membuat saya seperti sekarang ini. Saya tidak mampu mencintai pria. Saya sudah mencoba, namun saya terus menerus gagal. Iman yang kuat, tidak turut serta mampu mengubah orientasi seksualku yang salah ini. Jadi, apakah saya masih dicap berdosa?
Saya tidak mampu membayangkan, jika kelak saya hidup dengan pasangan straight, dan hidup dalam perasaan tertekan, kebohongan, mungkin malah bisa jatuh ke dalam perzinahan. Lebih baik bagi saya, untuk hidup sendiri, mandiri, dan sehat, seperti kata Alex dalam komentarnya di Milis SK.
Tulisan saya ini, tidak serta merta membenarkan kehidupan kami sebagai kaum lesbian. Biarlah Tuhan yang menghakimi kami sebagai makhluk yang berdosa atau tidak. Selagi, saya belum merebut pacar/istri orang, selagi belum menimbulkan sakit hati bagi orang lain, maka saya menolak dicap sebagai seorang yang berdosa.
Jadi, jangan terlalu cepat memvonis kaum lesbi sebagai seseorang yang berdosa, sebab kalian belum tentu memiliki kehidupan yang lebih suci dan bersih dibanding kami.

Tulisan ini Spesial Untuk : Purple Line, My Lovely
Ditulis Oleh: Mee Asher

Jumat, 06 Mei 2011

APA YANG DIPERLUKAN SETELAH BERTENGKAR DENGAN PASANGAN ANDA?


Ketika pertengkaran kerap terjadi, suatu hubungan dapat mengalami dua akibat pasti, yaitu: semakin mesra, atau justru semakin berantakan. Pertengkaran tidak selalu memberi dampak negatif. Banyak pasangan semakin romantis setelah bertengkar. Tentu saja, hal ini dapat terjadi bila ditangani dengan cara yang tepat karena dengan pertengkaran, pasangan tersebut bisa semakin mengerti titik permasalahan yang ada, dan bersama-sama mencegah hal itu terulang kembali, sehingga keromantisan pasangan tersebut akan tetap terjaga.
 Jika suatu pertengkaran terjadi, kedua belah pihak harus mampu berpikir jernih, dengan terlebih dahulu intropeksi diri, mengapa saya menjadi sangat emosi? Pertanyaan awal ini membantu kita menelusuri titik permasalahan yang mengakibatkan konflik dengan pasangan Anda. Jika kita mampu melihat titik permasalahan, maka akan dapat ditarik garis lurus yang menghubungkan titik-titik permasalahan yang lain, sehingga masalah pokok dapat terlihat jelas. Sikap mengerti dan mau mengaku salah (jika ternyata diri sendiri yang salah) adalah PENTING. Mengingat keegoisan diri sangat tinggi bila berada di situasi seperti ini.
                Bicaralah secara terbuka terhadap pasangan anda. Cari waktu yang tepat dimana keadaan sudah agak tenang, lalu bicarakan baik-baik padanya, mengapa anda begitu emosi terhadapnya. Jika dia telah dewasa, dia akan mampu memahami maksud anda, dan TIDAK mengawali dengan sikap dingin, cuek, apalagi dengan gerutuan/omelan. Jika dia tidak memahami maksud anda, berarti dia tidak dewasa. Seseorang yang belum dewasa tidak akan mampu bertahan lama dalam suatu hubungan. Jadi, untuk apa terus menerus bertengkar dengannya? Lebih baik pergi dan lupakan dia. Karena di dunia ini, masih banyak manusia yang mencari pasangan hidupnya.
                Jadi, mulailah berpikir, ambil pilihan yang tegas dan bertindak dengan tepat.

Ditulis oleh:Win'o

Rabu, 20 April 2011

AKIBAT KELAPARAN DARI PERBUATAN MALAS


Di suatu perkampungan kecil, disudut jembatan yang terletak di pusat kampung itu, hiduplah seekor kucing dan anak-anaknya. Sehari-hari kucing tersebut berkelana ke sudut-sudut perkampungan, untuk mencari makanan bagi anak-anaknya. Suatu hari, kucing tersebut bertemu dengan anjing kampung yang berbulu hitam, yang menguasai daerah pasar perkampungan itu. Si anjing tersebut dengan sombongnya mengarahkan muncungnya ke wajah si kucing itu, hendak menggigit kucing tersebut. Serentak, si kucing mundur dan mengeluarkan kuku-kukunya yang runcing. Si anjing kemudian berkata :” Hei kucing..!!! Berikan padaku semua makanan yang ada di mulutmu itu..!”. Si kucing, jelas menolak karena makanan tersebut sengaja dibawanya pulang untuk anak-anaknya tercinta. Si kucingpun berkata, “Kamu harusnya malu padaku, badanku aja kurus dan kecil tapi masih bisa berusaha untuk mencari makanan untuk anak-anakku, sementara kamu, berbadan besar dan tegap, tapi kamu menyia-nyiakan itu, dengan hidup bermalas-malasan dan merampas makanan makhluk lainnya”. “Aku tidak butuh ceramahmu!!” Anjing tersebut menyalak dan memperlihatkan gigi-gigi runcingnya, berharap si kucing tersebut takut.

                Dengan sigap si kucing melompat ke atas meja kosong, bekas tempat penjualan ikan yang telah ditinggal oleh penjualnya. Anjingpun tak kalah ganas melompat hendak menerkam kucing tersebut. Si kucing terus berlari, dari meja ke meja, ia melompat kesana kemari, menghindari anjing hitam yang mengejarnya.

                Tiba-tiba seorang kakek yang hendak mencari ikan, lewat dan melihat kejadian itu. Hatinya iba melihat si kucing kurus yang malang itu. Segera dilemparnya sepotong roti dari kantongan plastik yang dibawanya, berharap anjing tersebut tertarik pada roti itu dan melepas si kucing malang tersebut. Dan ternyata, tindakan kakek benar dan berhasil menyelamatkan si kucing. Si kucing dengan tatapan matanya, seolah-olah hendak mengucapkan terimakasih pada si kakek. Kemudian, kakek dan kucing tersebut berlalu  dan meninggalkan si anjing yang dengan rakusnya menyantap potongan roti dari kakek tua itu.

                Kemalasan akan membuat kita kelaparan, karena saat tubuh ini malas, tidak bergerak, maka makanan pun tidak akan datang dengan sendirinya. Kemalasan yang mengakibatkan kelaparan akan memicu perbuatan jahat yang tidak didasari dengan akal sehat, seperti anjing di cerita di atas yang hendak melukai si kucing hanya demi makanan yang dimiliki oleh kucing tersebut. Seperti anjing yang hidupnya dalam kemalasan dan sewenang-wenang, demikian hidup orang yang menyia-nyiakan bakat diri dengan tidak melakukan apa-apa, yang hanya tau mengkritik orang lain tanpa pernah bertindak suatu hal yang berarti. Kemalasan hanya dapat diatasi dengan tekad kuat dalam diri orang tersebut. Apabila tekad sudah ada, maka badan akan bergerak dengan sendirinya.

                Kemalasan akut akan menimbulkan efek negatif bagi sesama dan lingkungan sekitarnya. Seperti anjing di cerita di atas, yang menimbulkan ketakutan bagi makhluk hidup yang ada di sekitar tempat ia berada. Kita sebagai manusia cerdas, harus mampu memanfaatkan potensi diri, dengan rajin belajar dan bekerja. Sehingga kehadiran kita, menjadi berkat bagi sesama, seperti kucing yang rajin mencari makan untuk anak-anaknya, yang menjadikan kehadirannya menjadi berkat bagi anak-anaknya.

                Mari kita belajar untuk menjadi makhluk yang rajin bekerja…agar menjadi berkat bagi sesama dan lingkungan. Mari kita mencobanya..dan semoga berhasil. ^_^.

Ditulis oleh : Win'o

Jumat, 15 April 2011

KEHILANGAN

Saat aku duduk dibangku SMU, aku mengalami kehilangan yang menjadi kehilangan awal yang sangat menyakitkan. Aku kehilangan CINTA PERTAMAKU.
Sebenarnya sih..semua adalah salahku. Aku menduakan dia. Padahal saat itu, aku sangat mencintainya. Akupun heran, kok bisa ya..hatiku mendua?! Padahal semua yang ku mau ada di dalam dirinya. Namun, saat itu aku belum dewasa…aku salah melangkah..dengan pergi meninggalkannya…

Kehilangan pertama ini, membuat luka yang cukup dalam di hatiku. Sampai saat ini, aku masih mengingatnya. Aku ingin kembali padanya, namun sebagai teman saja..tapi dia tidak pernah menanggapi, seakan-akan diantara kami tidak pernah terjalin hubungan yang spesial. Aku hanya ingin berteman, tidak lebih…Sebab aku takut melukainya untuk yang ketiga kali. Jadi, berteman merupakan pilihan yang tepat untukku.

Kehilangan kedua, adalah kehilangan yang sangat melukai hatiku yang terdalam. Kehilangan orang yang sangat kucintai, yaitu keluargaku..Terlebih mom, dad, grand pa n grand ma. Kehilangan ini berhasil merubah sikapku 360 derajat. Aku yang dulunya humoris, berubah menjadi sosok yang serius dan tidak mengenal humor, aku yang dulunya banyak teman, menjadi sosok yang pendiam dan tidak memiliki banyak teman. Banyak perubahan sikap dan mental yang kualami, yang kurasa… membuat aku menjadi sangat tertutup.

Dua kehilangan ini sangat umum, kita alami. Kehilangan kekasih dan keluarga adalah sangat menyedihkan. Namun, kita harus mampu bangkit dari kesedihan dengan cara berusaha untuk hidup di dunia nyata, bukan di alam khayalan dan kenangan lama. Karena mengingat-ingat yang lalu, lebih sering membawa dampak negatif bagi diri kita.

Jadi, menangislah saat kamu kehilangan, karena tangisan merupakan simbol keikhlasan kita melepas sesuatu yang kita sayangi. Tangis yang tertahan, menimbulkan duka yang mendalam, yang dapat merubah sikap dan mental kita. Saya sendiri, sudah mengalaminya dan berharap kalian ‘para pembaca’ tidak melakukan kesalahan yang sama.
 Bersiaplah menghadapi kehilangan yang ketiga, yaitu kehilangan nyawa, dimana kepasrahan dalam tanganNya adalah kunci kesuksesan berpulang dengan damai.
 
Kehilangan ada bukan untuk ditakuti tetapi untuk dihadapi, mari bangkit bersama menghadapi kehilangan..

Ditulis oleh : Win'o
 
Copyright (c) 2010 Rumahku, Istanaku! Blogku, Istanaku !. Design by WPThemes Expert

Blogger Templates and RegistryBooster.